Tutorial Pendaftaran Lapor Pajak Online dengan E-Filing

Batas waktu penyampaian SPT Tahunan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi adalah tanggal 31 Maret setelah berakhirnya tahun pajak. Sanksi administrasi atas keterlambatan penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi adalah Rp. 100.000. Yang jadi masalah apabila melaporkan SPT tersebut mendekati masa jatuh tempo di KPP terdekat adalah antrian yang panjang. Untuk menghindari antrian yang panjang dan menghemat waktu anda adalah dengan melaporakan SPT Tahunan Orang Pribadi tersebut secara online.

Hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk pelaporan SPT secara Online

1. E-Fin

E-Fin merupakan singkatan dari Electronic Filing Identification. Nomor ini adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak sebagai pengenal untuk melakukan transaksi elektronik seperti e-filing dan e-billing. Nomor indentitas ini cukup didaftarkan sekali dan berlaku selama NPWP aktif. Untuk mendapatkan nomor ini anda cukup datang ke KPP Pratama terdaftar dengan mengisi formulir dan melampirkan fotokopi KTP dan NPWP.

2. Bukti Potong dari Bendahara

Bukti potong ini diperlukan untuk mengetahui jumlah penghasilan kita selama setahun dan berapa jumlah pajak yang telah dipotong oleh bendahara. Apabila anda belum mendapatkan bukti potong ini segeralah menghubungi bendahara masing-masing untuk segera dibuatkan bukti potong.

3. Koneksi Internet

Koneksi internet adalah hal yang wajib dimiliki apabila ingin melaporkan SPT secara online. Tapi saat ini hampir semua orang yang memiliki smartphone sudah mempunyai koneksi internet. Untuk pelaporan SPT bisa menggunakan Komputer (PC/Laptop) atau menggunakan browser dari smartphone. Tetapi untuk saat ini saya sangat merekomendasikan menggunakan Komputer (Laptop/PC) saja. 

4. Alamat email yang aktif

Email aktif merupakan salah satu syarat mutlak untuk pelaporan pajak secara e-filing. Fungsi dari email adalah untuk menerima link aktivasi untuk pendaftaran pertama, mengirim kode verifikasi untuk pelaporan, dan menerima pengiriman tanda terima elektronik setelah pelaporan selesai dan diterima oleh sistem Direktorat Jenderal Pajak.

Registrasi E-Filing (Pelaporan SPT Secara Online)


  • Buka alamat website https://djponline.pajak.go.id melalui browser kesayangan anda. Klik di sini pada tulisan anda belum terdaftar seperti gambar disamping yang telah diberi tanda kotak merah seperti gambar di bawah


Tampilan login djponline.pajak.go.id





































  • Akan muncul tampilan menu pendaftaran seperti gambar dibawah. Masukkan NPWP 15 digit tanpa tanda titik dan strip. 
  • Masukkan kode efin yang berupa angka kedalam kolom EFIN 
  • Masukkan kode keamanan 
  • Tekan tombol Verifikasi
Halaman Pendaftaran DJP Online
  • Apabila semua sudah terverifikasi, akan muncul halaman seperti dibawah
  • Cek alamat email yang tercantum apakah sudah benar, apabila masih salah silahkan ganti dengan alamat email yang benar.
  • Masukkan password yang anda inginkan. Password ini yang akan digunakan pada saat login website efiling (djponline.pajak.go.id)
  • Setelah semua dilengkapi, tekan tombol Simpan
Halaman Pendaftaran tahap 2 DJP Online

  • Apabila registrasi berhasil akan muncul tampilan seperti gambar dibawah
  • klik "OK" untuk melanjutkan
  • Jika menerima pesan npwp sudah terdaftar silahkan lakukan reset password pada halaman utama website djponline.pajak.go.id
Registrasi Berhasil
  • Cek inbox email anda, buka pesan masuk dari pengirim efiling
  • Klik link yang disertakan pada pesan tersebut untuk mengaktifkan akun efiling (djponline) anda.
  • Selamat, pendaftaran berhasil. Sekarang anda bisa login melalui menu utama djponline.pajak.go.id dengan memasukkan username (nomor npwp), password yang sudah anda buat, dan kode keamanan yang tertera.
Link aktivasi email dari efiling

Sampai disini langkah mudah pendaftaran efiling anda sudah selesai. Untuk tutorial pengisian SPT online bisa dilanjutkan dengan mengklik link dibawah ini:

Tutorial Pengisian dan Pelaporan SPT Tahunan Online dengan E-Filing bisa dilihat pada link dibawah ini
1. Tutorial Pengisian SPT Tahunan PPh OP penghasilan dibawah 60 juta
2. Tutorial Pengisian SPT Tahunan PPh OP penghasilan diatas 60 juta

Tutorial Pendaftaran Lapor Pajak Online dengan E-Filing