Tutorial Cara Mengisi SPT Tahunan PPh Badan 1771 menggunakan ESPT

Dengan menggunakan Aplikasi ESPT 1771 pembuatan SPT Tahunan Badan menjadi lebih mudah. Kesalahan hitung bisa diminimalisir karena dihitung secara otomatis oleh sistem. Kelemahannya rekan Wajib Pajak perlu belajar untuk menggunakan aplikasinya. Apalagi dilakukankan hanya sekali dalam setahun, membuat banyak rekan yang lupa cara menggunakan aplikasi ESPT 1771 ini. Berikut Kami coba membuat tutorial singkat cara mengisi SPT Tahunan Badan 1771 menggunakan ESPT


Tutorial Cara Mengisi SPT Tahunan Badan 1771 menggunakan ESPT

Berikut adalah tutorial singkat cara mengisi SPT Tahunan PPh Badan menggunakan Aplikasi ESPT. Untuk contoh soal, kami mengambil contoh dari website rujukan yang sangat baik dari http://www.wibowopajak.com/2012/04/contoh-dan-cara-pengisian-spt-tahunan_05.html.

1. LOGIN KE APLIKASI ESPT 1771


  • Langkah pertama adalah menjalankan aplikasi ESPT 1771. Untuk cara instalnya bisa lihat disini dan cara menambahkan database disini.
  • Pilih Database yang diinginkan lalu klik Ok




2. MENGISI IDENTITAS WAJIB PAJAK


  • Masukkan NPWP Perusahaan




  • Lengkapi Informasi Profile yang diminta seperti contoh dibawah




  • Sekarang klik tab halaman 2 dan masukkan nama pimpinan perusahaan dan NPWP serta nama pejabat penandatangan



  • Cek kembali data yang sudah diisi. Jika sudah yakin benar semua maka klik tombol simpan lalu pilih Yes.




3. BUAT SPT BARU


  • Rekan akan dialihkan ke halaman login
  • Usernamanya adalah Administrator dan Passwordnya 123. Rekan bisa mengganti Username dan Password melalui menu "Utility"





  • Klik Buat SPT Baru
  • Pilih tahun pajak yang diinginkan
  • Klik tombol Buat



4. ISI LAMPIRAN KHUSUS AMORTISASI DAN PENYUSUTAN FISKAL


  • Yang pertama kali kita isi adalah Lampiran Khusus menu Daftar Penyusutan dan Amortisasi Fiskal.
  • Klik Baru








  • Jumlah Penyusutan Fiskal terisi secara otomatis
  • Jumlah Penyusutan Komersial diisi manual dengan jumlah sama dengan Nilai Penyusutan Fiskal
  • Klik Tutup untuk menyelesaikan pengisian Lampiran ini.




5. Isi Transkip Kutipan Elemen Laporan Keuangan

Pada lampiran ini kita mengutip laporan keuangan yang sudah kita buat kedalam menu sesuai dengan format pada aplikasi ESPT 1771. 

  • Buka Transkip Kutipan Elemen Laporan Keuangan
  • Isi pada kolom sesuai pada masing-masing tab sesuai dengan laporan keuangan yang telah dibuat
  • Setelah semua bagian dari tab tersebut (NERACA-AKTIVA, NERACA-KEWAJIBAN, LABA / RUGI, HUBUNGAN ISTIMEWA) selesai diisi, klik simpan.


6. Isi Lampiran VI

Langkah selanjutnya adalah mengisi lampiran SPT Tahunan. Lampiran ini terdiri dari 6 bagian.  Untuk mempermudah, kita mulai mengisi dari lampiran VI terlebih dahulu baru secara berurutan menuju Lampiran I. Walaupun ada lampiran yang tidak diisi, rekan wajib membuka lampiran tersebut lalu tutup kembali. 

  • Diisi jika memiliki perusahaan affiliasi. Jika tidak ada dikosongkan saja lalu pilih tutup

7. Isi Lampiran V

  • Lampiran ini berisi informasi Pemegang Saham dan Daftar Pengurus
  • Klik baru pada bagian A
  • Jumlah Modal disetor penuh diisi dengan jumlah total nilai saham dari seluruh pemegang saham
  • Jumlah Modal Pemegang Saham diisi dengan jumlah modal yang disetor oleh nama pemegang saham tersebut
  • Klik Simpan
  • Ulangi langkah tersebut untuk pemegang saham yang lainnya

  • Bagian B diisi dengan daftar susunan pengurus dan komisaris
  • klik Baru
  • Masukkan informasi yang diminta dan pilih jabatannya.
  • Simpan


8. Isi Lampiran IV

Lampiran IV ini terdiri dari 2 halaman.
  • Isi Penghasilan yang sudah dikenakan Pajak Final

  • Halaman 2 diisi dengan penghasilan yang tidak termasuk objek pajak


9. Isi Lampiran III

Lampiran III ini diisi dengan daftar Kredit Pajak Penghasilan dalam negeri, misalnya bukti potong PPh Pasal 22 dan/atau 23.

  • Klik Baru
  • Isi informasi yang diminta
  • Klik Simpan


10. Isi Lampiran II

Lampiran ini diisi sesuai dengan laporan keuangan yang sudah dibuat


11. Isi Lampiran I

Lampiran ini merupakan penghitungan penghasilan neto yang akan menjadi dasar perhitungan pajak. Sebagian kolom akan terisi secara otomatis. Klik Simpan jika rekan sudah melengkapi isiannya.

12. Isi Induk SPT

Disini kita akan menghitung berapa jumlah pajak terutang dan besarnya angsuran PPh pasal 25 untuk tahun berjalan.
  • Buka Halaman Induk SPT

  • Pilih diaudit atau tidak

  • Pilih tarif PPh sesuai dengan kriteria Wajib Pajak. Pada contoh ini menggunakan tarif PPh Pasal 31E ayat (1).

  • Isi penghasilan yang menjadi dasar perhitungan angsuran
  • isi kredit total kredit pajak pada bagian 14.e

  • Centang kelengkapan lampiran yang disampaikan
  • Pilih tanggal penyampaian.
  • Simpan

13. Isi SSP

Setelah selesai menghitung pajak terutang, langkah selanjutnya adalah melakukan pembayaran melalui bank persepsi/kantor pos. Selanjutnya mengisi informasi Surat Setoran Pajak (SSP) pada aplikasi ESPT 1771.

  • Klik Daftar Surat Setoran Pajak
  • Klik Baru

  • Pilih Kode Map 411126
  • Kode Jenis Setoran 200
  • Isi NTPN yang terdapat pada SSP yang kita terima dari bank/kantor pos setelah melakukan pembayaran pajak. NTPN diketik terlebih dahulu melalui aplikasi word/notepad lalu copy paste ke kolom NTPN aplikasi ESPT
  • Klik Simpan

14. Buat File CSV

Langkah terakhir adalah buat File CSV
  • Klik SPT Tools > Lapor Data SPT ke KPP
  • Klik Tampilkan Data
  • Pilih SPT yang ingin dilaporkan
  • Pilih Lokasi File penyimpanan CSV
  • Create File

15. Cetak SPT

  • Klik SPT Tools . Menu Cetakan
  • Centang Tahun Pajak lalu pilih tahunnya
  • Centang bagian yang ingin dicetak
  • Klik Cetak

Tutorial Cara Mengisi SPT Tahunan PPh Badan 1771 menggunakan ESPT
  1. hai kak,,kenapa punyaku pada pengisian daftar penyusutan amortisasi fiska kok ga bisa langsung menjumlah ya kak

    BalasHapus